Policy Brief Strategi Pariwisata Inklusif: Pengelolaan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal di Pantai Batu Nona, Kota Kupang – NTT Oleh Maria Rosari Ana Bano
Policy Brief Strategi Pariwisata Inklusif: Pengelolaan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal di Pantai Batu Nona, Kota Kupang – NTT Oleh Maria Rosari Ana Bano
Maria R.A. Bano
Nomor Arsip Dokumen Complex (NADC)2600080
Penulis
: Maria R.A. Bano
Penerbit
: Wibiksono P. Didok
Ukuran
: 0 MB
Tipe
: Document
Dilihat
: 22 kali
Deskripsi
Pantai Batu Nona di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, merupakan destinasi wisata bahari urban yang strategis sekaligus ikonik bagi ibu kota Provinsi NTT. Meskipun Kota Kupang mencatat 291.803 kunjungan wisatawan pada tahun 2025 menempatkannya di posisi kedua setelah Labuan Bajo potensi besar Pantai Batu Nona belum dimanfaatkan secara optimal. Masalah paling krusial adalah pencemaran sampah plastik yang terus merajalela di kawasan pantai, yang dipicu oleh lemahnya sistem pengelolaan sampah terpadu dan minimnya keterlibatan masyarakat lokal dalam tata kelola wisata. Akibatnya, terjadi economic leakage di mana manfaat ekonomi dari kunjungan wisatawan tidak terserap optimal oleh komunitas pesisir setempat. Policy Brief ini merekomendasikan dua strategi prioritas: (1) Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas (SPSBK) untuk memulihkan daya tarik dan daya dukung lingkungan pantai, dan (2) Program Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terintegrasi (PPELT) untuk memastikan masyarakat sekitar menjadi pelaku utama ekonomi pariwisata.